XTC Indonesia Gelar Rakernas 1 di Bandung, Tekankan Revitalisasi Organisasi dan Pemutakhiran Data Anggota


Bandung, 19 April 2026 — XTC Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas 1) di Grand Hotel Preanger, Bandung, Jl. Asia Afrika No.81, Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat dengan mengusung tema “Revitalisasi Peran dan Kedudukan XTC Indonesia sebagai Ormas yang Mandiri dan Berwibawa.” Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya pembenahan organisasi agar semakin tertata, transparan, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat serta pemerintah.


Sekretaris Jenderal XTC Indonesia, Yeni, mengatakan bahwa Rakernas kali ini menjadi momentum awal untuk memperkuat arah organisasi ke depan. Menurutnya, XTC Indonesia ingin meninggalkan stigma lama di masyarakat dan menunjukkan perubahan yang lebih positif.

“Ini kan Rakernas pertama ya, jadi supaya lebih baik lagi. Pandangan masyarakat sekarang kan masih menganggap gengster, padahal kami sedang berbenah dan melakukan perubahan untuk XTC yang lebih baik. Rakernas ini menjadi langkah awal menuju organisasi yang lebih baik, transparan, dan program-programnya lebih mendukung pemerintah serta masyarakat,” ujar Yeni.

Yeni menjelaskan, dalam Rakernas tersebut XTC Indonesia memaparkan 18 bidang kerja yang akan menjadi dasar program organisasi di tingkat nasional. Seluruh bidang itu diharapkan dapat disusun secara menyeluruh, mulai dari bidang ekonomi hingga sektor lainnya, agar program kerja XTC Indonesia dapat berjalan lebih terarah.

Ia juga menyebutkan bahwa struktur organisasi XTC Indonesia saat ini telah tersebar di 14 provinsi di Indonesia, dan ke depan ditargetkan dapat bertambah hingga 16 provinsi.

Selain membahas program kerja, Rakernas 1 ini juga menjadi momentum untuk pemutakhiran database anggota melalui penerbitan kartu tanda anggota (KTA). Yeni menegaskan bahwa pembaruan data menjadi hal penting agar jumlah anggota yang tercatat benar-benar valid dan akurat.

“Saat ini sedang pemulihan database terbaru. Dalam Rakernas ini salah satu fokusnya adalah pemutakhiran database. Data lama itu masih bersifat kasar, jadi sekarang kami ingin memperjelas jumlah real anggota,” katanya.

Yeni menyebut, berdasarkan data sementara, jumlah anggota XTC Indonesia di sejumlah daerah cukup besar. Di Jawa Barat, misalnya, tercatat sekitar 26 ribu hingga 30 ribu anggota. Sementara di Maluku Utara tercatat 1.224 anggota, Papua sekitar 400 anggota, dan Sulawesi sekitar 2.000 anggota. Secara keseluruhan, ia memperkirakan jumlah anggota XTC Indonesia telah mencapai sekitar satu juta orang.

Sementara itu, Eky Anshori dari bidang ekonomi menyampaikan bahwa sektor ekonomi menjadi salah satu fokus utama yang akan dikembangkan oleh XTC Indonesia dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Salah satu program yang akan didorong adalah penguatan usaha anggota agar lebih mandiri secara ekonomi.

“Dari bidang ekonomi sendiri ada tiga fokus yang akan kita kembangkan, mulai dari jangka pendek, menengah, dan panjang. Salah satunya adalah pengamanan hidup usaha,” ujar Eky.

Melalui Rakernas 1 ini, XTC Indonesia berharap dapat memperkuat soliditas internal, menyusun program kerja yang lebih terukur, serta mempertegas peran organisasi sebagai ormas yang mandiri, berwibawa, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Lebih baru Lebih lama