Bumiwangi, 16 Juni 2025 – Pemerintah Desa Bumiwangi secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Tata Rias Pengantin, hasil kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Meilan, pada Senin (16/6). Kegiatan ini dilaksanakan di Poskesdes Desa Bumiwangi, dan dihadiri oleh perwakilan LPK Meilan, para peserta pelatihan, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Bumiwangi, H. Lukmanul Hakim, beserta jajarannya.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda, dengan keterampilan di bidang tata rias, yang dapat menunjang kemandirian ekonomi serta membuka peluang usaha baru di sektor jasa kecantikan.
Sambutan dan Harapan dari LPK Meilan
Acara dibuka secara simbolis oleh Ibu Rise Melani, Ketua LPK Meilan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dan menjelaskan tujuan utama dari pelatihan ini:
> "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan saya Ibu Rise Melani, Ketua LPK Meilan. Hari ini, Senin 16 Juni 2025, kami mengadakan MoU dengan Desa Bumiwangi dalam bidang tata rias. Pelatihan ini mengajarkan tata rias komersial agar masyarakat memiliki keahlian dan skill di bidang tata rias pengantin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Ibu Rise juga menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan belajar-mengajar, melainkan juga upaya nyata dalam mencetak SDM yang produktif dan mandiri.
Komitmen Pemerintah Desa
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bumiwangi, H. Lukmanul Hakim, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
> “Kami berupaya menciptakan lebih banyak peluang keterampilan untuk warga, agar mereka tidak hanya mengandalkan pekerjaan luar desa, tapi bisa menciptakan usaha sendiri dari keahlian yang dimiliki,” ujar H. Lukmanul Hakim.
Materi Pelatihan dan Antusiasme Peserta
Pelatihan akan berlangsung selama beberapa minggu dengan materi meliputi:
Teknik dasar tata rias pengantin tradisional dan modern
Hijab styling profesional
Simulasi praktik langsung di bawah bimbingan instruktur LPK Meilan
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang melebihi target awal. Sebagian besar peserta berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan sebagai modal membuka jasa rias pengantin di lingkungan sekitar.
Diharapkan sinergi seperti ini bisa terus berlanjut ke berbagai bidang lainnya guna mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa.

