Al Kahfi Center Indonesia: Meneladani Akhlak Nabi — Santunan untuk 100 Hati, Menuju Kemandirian Sosial

 

Jumat, 5 September 2025 | 14.00 WIB

Yayasan Yatim dan Dhuafa Al Kahfi Center Indonesia menggelar acara santunan bertema “Meneladani Akhlak Nabi: Menyayangi Anak Yatim Sepenuh Hati” pada Jumat (5/9/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB di yayasan Al Kahfi center Indonesia di Jl. Kp. Rancagede RT.01 RW.10 Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung itu memberikan santunan kepada 60 anak yatim dan 40 kaum dhuafa.


Acara dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah dan unsur kecamatan. Ibu Kepala Dinas Sosial, Ir. Hj. Ningning Hendarsah, M.Si, hadir menggantikan H.M. Dadang Supriatna yang berhalangan hadir. Ketua Yayasan H. Ana Sudiatman dan Kepala Kecamatan Pacet Asep Susanto, S.STP., M.M.

Santunan Berulang — Bukti Komitmen Yayasan

Menurut Ketua Yayasan, H. Ana Sudiatman, program santunan ini “Alhamdulillah, hari ini kami santuni 60 anak yatim dan 40 kaum dhuafa. Kegiatan santunan ini sudah berlangsung empat kali: sekali pada 2022, sekali pada 2024, dan tahun 2025 dua kali — pertama di bulan Ramadhan dan yang kedua hari ini,” ujar H. Ana sudiatman dalam wawancara.


Visi Kemandirian: Dari Kebun sampai Pendopo untuk CSR


Dalam pernyataannya H. Ana sudiatman juga memaparkan visi jangka panjang yayasan untuk mencapai kemandirian ekonomi. Ia menyampaikan rencana pengembangan lahan menjadi sumber penghidupan yayasan melalui pertanian dan peternakan:


> “Kami ingin mempunyai perekonomian mandiri. Kami coba menanam alpukat mentega, durian, manggis — mayoritas tanaman kebun. Nanti ada perikanan dan rencana peternakan domba. Harapannya ada pendopo yang bisa disewakan untuk meeting atau resepsi, sekaligus menjadi sumber CSR dan tempat penyuluhan pertanian serta pendidikan bagi anak-anak yatim.”


H. Ana sudiatman menambahkan harapan agar anak-anak yang dibina mendapatkan pendidikan dan keterampilan sejak SD hingga perguruan tinggi. Yayasan saat ini menjajaki kerja sama dengan relawan dan mahasiswa dari institusi seperti UNPAD dan ITB untuk program pengajaran sukarela, sehingga anak-anak mendapatkan tambahan pembelajaran tanpa biaya.

Suasana & Rangkaian Acara

Acara dimulai dengan sambutan, penyerahan santunan secara simbolis, doa bersama, dan ramah-tamah antara pengurus yayasan dan penerima. Selain penyerahan bantuan berupa paket sembako dan uang santunan, panitia juga menyiapkan kegiatan ringan untuk anak-anak agar suasana lebih hangat dan penuh keceriaan.


Harapan dan Dukungan Publik


Panitia dan pengurus yayasan berharap kegiatan ini tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari anak yatim dan dhuafa, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi yayasan sehingga bantuan dapat berlangsung berkelanjutan. H. Ana sudiatman menutup sambutannya dengan memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar rencana pengembangan yayasan dapat terealisasi.

Lebih baru Lebih lama