Roadshow SiPANDU BEDAS di Rancaekek, Camat Rancaekek Bersama Ketua APDESI Tegaskan Dukungan Transformasi Posyandu 6 SPM

 


Senin (22/9/2025) di GOR Kantor Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menjadi tuan rumah acara roadshow transformasi Posyandu 6 SPM. Kegiatan yang bertajuk “SiPANDU BEDAS – Sistem Informasi Penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu Berdaya Sejahtera” ini diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bandung untuk mengenalkan aplikasi baru kepada para kader dan aparat desa. Acara dibuka dengan pemaparan program oleh dinas-dinas terkait dan dihadiri pula oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. Kehadiran berbagai pihak ini sesuai upaya kolaboratif pemerintah daerah untuk memperkuat fungsi posyandu sebagai pusat layanan terpadu masyarakat. 


Transformasi Posyandu dan 6 SPM

Program Sipandu Bedas merupakan inovasi aplikasi digital pertama di Indonesia yang diterapkan untuk posyandu. Aplikasi ini dibuat untuk mendukung transformasi posyandu menjadi “pos pelayanan terpadu” yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi melayani enam bidang layanan minimum (Standar Pelayanan Minimal/SPM) sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.  Enam SPM tersebut meliputi:

•Pendidikan

•Kesehatan

•Pekerjaan Umum

•Perumahan Rakyat

•Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat

Layanan Sosial 

melalui Sipandu Bedas para kader posyandu dapat melaporkan aduan atau keluhan warga terkait salah satu dari enam bidang tersebut, dan data ini terintegrasi ke sistem pemerintah daerah. Dengan demikian setiap masalah masyarakat diharapkan dapat tersampaikan lebih efektif dan cepat ditindaklanjuti oleh perangkat desa, kecamatan, maupun kabupaten. Misalnya, aduan pendidikan atau sosial bisa langsung direspons oleh OPD terkait, tanpa menunggu lama, sehingga solusi yang tepat dapat segera diambil.

Pernyataan Camat Rancaekek

Camat Rancaekek, Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si., menyambut antusias kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa tujuan roadshow adalah memberikan pemahaman baru tentang fungsi posyandu. “Hari ini tanggal 22/09/2025 kita menerima kunjungan Tim Roadshow Posyandu dari tingkat kabupaten yang dihadiri juga perwakilan Dinas PMD, BPMD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan. Intinya mereka ingin memberikan penjelasan atau sosialisasi tentang transformasi posyandu. Posyandu nanti tidak hanya sekadar mengukur dan menimbang kesehatan ibu hamil dan anak-anak, tetapi ada 6 SPM yang harus dilakukan, antara lain pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta sosial,” ungkap Diar Hadi.


Lebih lanjut Camat Diar Hadi menyatakan bahwa berdasarkan Permendagri 13/2024, posyandu sekarang harus siap menangani persoalan lintas sektor. Ia mencontohkan Kabupaten Bandung yang telah membuat aplikasi Sipandu Bedas (Sistem Informasi Penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu Berdaya Sejahtera) untuk menyimpan informasi kondisi di tiap desa atau RW. Menurutnya, “… informasi itu bisa ditindaklanjuti oleh tingkat desa, kecamatan, bahkan sampai ke kabupaten. Kegiatan ini sengaja mensosialisasikan aplikasi agar Bupati menginginkan pemerintah cepat merespon persoalan yang ada di masyarakat sesuai enam standar pelayanan tadi,” jelasnya.

Dengan kata lain, aplikasi ini diharapkan menjadi “mata dan telinga” pemerintah daerah sehingga tanggap terhadap isu stunting, pendidikan, infrastruktur, keamanan, dan sosial di tingkat paling bawah.

Dukungan Kepala Desa

Respons positif juga datang dari H. Dede Rahim, Kepala Desa Sukamanah sekaligus Ketua APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa) Kecamatan Rancaekek. Ia menyatakan bahwa para kepala desa siap mendukung program ini. “Saya selaku perwakilan para kades di kegiatan ini sangat mendukung dan mendorong. Alhamdulillah, seluruh kegiatan dan program Pemerintah Kabupaten Bandung didukung penuh oleh para kepala desa demi kemajuan Kabupaten Bandung,” kata Dede Rahim.


Pernyataan ini menegaskan bahwa pemerintah desa siap bersinergi menyukseskan penerapan Posyandu 6 SPM. Dengan komitmen lintas sektor antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa, diharapkan posyandu benar-benar berfungsi sebagai pusat layanan terpadu yang menjaga kesehatan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Lebih baru Lebih lama