Baleendah, 7 November 2025 — H. Firman B. Sumantri, M.B.A., anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar (Dapil 6), melaksanakan reses masa sidang I Tahun 2025 pada Jumat, 7 November 2025. Kegiatan digelar di halaman milik H. Nandang (pemilik Lapang Domba Tangkas Garut Pamidangan Reksa Pratama) di Panyaweuyan, Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Acara dihadiri Ketua Golkar Kelurahan Wargamekar, Lurah Adjie, perangkat RT/RW, para ketua RW 1–16, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tamu undangan, serta Danramil setempat.
Reses merupakan bagian dari rangkaian reses seluruh anggota DPRD Kabupaten Bandung — menurut Firman, seluruh 55 wakil rakyat sedang melaksanakan reses untuk menampung aspirasi konstituen. Dalam sambutannya, Firman mengawali dengan ucapan terima kasih kepada tuan rumah dan seluruh unsur yang hadir.
“Terima kasih Para ketua RW dari RW 1 sampai dengan RW 16 saya hormati, para ketua RT, bapak-bapak, ibu-ibu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta hadirin undangan yang kami muliakan. Pada sore hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam acara Reses anggota DPRD Kabupaten Bandung masa sidang I Tahun 2025,” ujar Firman dalam sambutan pembukaannya.
Firman menjelaskan tujuan reses adalah menjalankan kewajiban sebagai wakil rakyat untuk menampung keluhan dan aspirasi masyarakat. Ia menyebutkan reses yang sedang berlangsung bagi dirinya merupakan reses ketiga, dan menegaskan pentingnya silaturahmi sebagai bagian dari tugas perwakilan.
“Saya sudah menjadi dewan sejak 2009 dan wilayah Wargamekar ini adalah salah satu pendukung utama yang menjadikan saya wakil rakyat. Alhamdulillah saya dipercayakan menjadi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan dengan kehadiran saya di sini, selain melaksanakan reses, juga menjadi waktu silaturahmi yang meningkatkan berkah,” kata Firman.
Isu infrastruktur langsung mengemuka selama pertemuan. Lurah Adjie kepala kelurahan menyampaikan kondisi sarana prasarana yang tertinggal, dan mencatat beberapa titik RW yang memerlukan perbaikan jalan.
“Alhamdulillah lengkap yang hadir dengan undangan. Mungkin menindaklanjuti terkait reses, dari sarana prasarana itu RW 3, RW 4, RW 6, RW 12, RW 14, RW 11 sama RW 13 jalannya kurang bagus. Mudah-mudahan pak dewan bisa menindaklanjuti kendala apa yang ada di wilayah Kelurahan Wargamekar. Kelurahan Wargamekar untuk sarana prasarana jalan sangat tertinggal — saya tidak malu mengucapkan itu karena kenyataan. Mudah-mudahan kita sudah menyampaikan kepada pak dewan dan nanti pak dewan memberikan solusi jalan keluarnya. Yang kedua masalah perekonomian di Kelurahan Wargamekar — apalagi ada program koperasi Merah Putih; saya tidak punya kantor koperasi, mudah-mudahan bisa diusahakan,” ujar Lurah Adjie.
Dalam sesi tanya-jawab dan pengumpulan aspirasi, warga menyoroti prioritas perbaikan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), penyediaan air bersih, serta sistem pembuangan sampah. Firman merespons dengan menyatakan bahwa aspirasi tersebut akan menjadi perhatian dan prioritas kerja yang akan ia perjuangkan bersama rekan-rekannya di DPRD.
“Alhamdulillah pada hari ini saya bisa melaksanakan Reses masa sidang I Tahun 2025 di Kelurahan Wargamekar didampingi oleh pak lurah juga menampung aspirasi apa saja yang dibutuhkan warga masyarakat khususnya di sini. Tentu infrastruktur yang lebih diutamakan karena jalan dan PJU yang diutamakan. Yang kedua air bersih dan pembuangan sampah — memang di sini masih ada lahan-lahan yang bisa dibuat bak sampah, itu akan menjadi PR kami. Dan prioritas itu jalan supaya lebih aman karena di sini masih menanjak jalannya,” ujar Firman saat diwawancarai.
Selain mendengarkan keluhan dan permintaan teknis, Firman juga mendorong agar program ekonomi lokal seperti koperasi dapat difasilitasi agar perekonomian warga meningkat. Kehadiran Danramil dan unsur muspika dalam acara ini juga menunjukkan sinergi antara wakil rakyat dan aparatur keamanan serta pemerintah kelurahan dalam menindaklanjuti solusi di lapangan.
Acara reses ditutup dengan komitmen dari Firman untuk menyusun prioritas usulan yang muncul selama pertemuan dan menyampaikannya ke mekanisme DPRD untuk dikaji sebagai usulan anggaran atau program kerja. Warga berharap tindak lanjut segera dilakukan sehingga kondisi jalan, penerangan, dan layanan dasar di Kelurahan Wargamekar bisa membaik dalam waktu dekat.

