CIPARAY — Reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (24/2/2026) berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Acara yang dipimpin H. Asep Ikhsan, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Demokrat, dihadiri perangkat kewilayahan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta puluhan tamu undangan dan perwakilan warga setempat.
Kegiatan reses tersebut menjadi forum langsung bagi konstituen untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan publik kepada wakil rakyat. Dalam sambutannya, H. Asep Ikhsan menegaskan bahwa tujuan utama reses adalah menyerap kebutuhan riil masyarakat agar dapat diakomodasi dalam program kerja dan penganggaran DPRD. “Saya hadir untuk mendengar secara langsung kebutuhan warga dan memastikan aspirasi itu diusulkan dalam program kerja dan anggaran,” ujarnya saat membuka pertemuan.
Selama sesi dialog, aspirasi yang paling banyak muncul berkisar pada perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, peningkatan fasilitas pendidikan, dan penguatan akses pelayanan kesehatan dasar. Warga memaparkan kondisi jalan yang rusak di beberapa dusun, kebutuhan renovasi ruang kelas serta fasilitas sanitasi di sekolah, serta ketersediaan tenaga dan obat-obatan di posyandu dan puskesmas pembantu.
Perwakilan Babinsa dan Bhabinkamtibmas memberikan pemaparan singkat terkait kondisi keamanan dan ketertiban wilayah. Mereka menyatakan siap mendukung proses pendataan aspirasi dan membantu koordinasi agar pelaksanaan pembangunan berjalan aman dan tertib. Panitia reses menjelaskan bahwa semua usulan prioritas akan dihimpun dalam formulir aspirasi, didata secara administrasi, lalu difasilitasi sebagai bahan pembahasan di komisi terkait DPRD Kabupaten Bandung.
Untuk memastikan tindak lanjut, panitia menyerahkan formulir aspirasi kepada tim reses dan menyepakati mekanisme koordinasi lanjutan antara perwakilan masyarakat, tim reses, dan dinas teknis terkait. “Usulan yang masuk akan kami rangkum dan follow up ke dinas-dinas terkait. Prosesnya akan kami sampaikan secara berkala kepada pengaju aspirasi,” kata salah seorang panitia.
Penutupan acara ditandai dengan pengumpulan formulir aspirasi dan foto bersama antara tim reses, aparat kewilayahan, serta tokoh masyarakat. Beberapa warga berharap agar janji tindak lanjut segera diikuti oleh langkah konkret, termasuk penjadwalan survei lokasi dan alokasi anggaran dalam pembahasan APBD mendatang.
